Artikel
Malam Selawe di Kebomas Gresik 2026: Persiapan Menyambut Tradisi Bulan Ramadan
# Malam Selawe di Kebomas Gresik 2026: Persiapan Menyambut Tradisi Bulan Ramadan
**Gresik** – Pemerintah Kecamatan Kebomas bersama pengelola Makam Sunan Giri dan masyarakat setempat mulai melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan tradisi tahunan **Malam Selawe** yang akan digelar pada **Sabtu malam, 14 Maret 2026** atau bertepatan dengan malam ke-25 Ramadan 1447 Hijriah.
Tradisi peninggalan Sunan Giri ini setiap tahunnya dipadati ribuan peziarah dari berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya.
## Asal-usul Tradisi
Malam Selawe, yang dalam bahasa Jawa berarti "malam dua puluh lima", dipercaya telah dimulai sejak era **Raden Paku** atau **Sunan Giri**, salah seorang Walisongo yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa pada abad ke-15.
Konon, Sunan Giri memiliki kebiasaan mengajak para santrinya untuk beriktikaf dan meningkatkan ibadah di masjid pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan. Malam ke-25 dipilih sebagai momen istimewa karena dipercaya sebagai waktu yang tepat untuk berburu **malam Lailatul Qadar**, malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Selain sebagai sarana ibadah, Malam Selawe juga menjadi ajang berkumpulnya para santri sebelum kembali ke kampung halaman masing-masing menyambut Hari Raya Idul Fitri. Tradisi sowan (berpamitan) ini kemudian berkembang menjadi ziarah kubur ke makam Sunan Giri yang dilakukan hingga kini.
## Rangkaian Kegiatan 14 Maret 2026
Berdasarkan informasi dari panitia penyelenggara, rangkaian kegiatan Malam Selawe 2026 akan dimulai sejak setelah salat Isya dan Tarawih, dengan agenda sebagai berikut:
### 1. Ibadah di Masjid Ainul Yaqin
Ribuan jamaah akan memadati Masjid Ainul Yaqin yang berlokasi di kompleks Makam Sunan Giri. Kegiatan utama berupa munajat dan pembacaan **1.000 Surat Al-Ikhlas** secara berjamaah sebagai bentuk ikhtiar spiritual meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.
### 2. Ziarah ke Makam Sunan Giri
Usai rangkaian ibadah di masjid, para jamaah akan berduyun-duyun melakukan ziarah ke makam Sunan Giri. Momen ini menjadi ziarah akbar tahunan yang selalu dinantikan masyarakat.
### 3. Tradisi Berbagi Nasi Kebuli
Salah satu yang dinantikan dalam Malam Selawe adalah pembagian **nasi kebuli** atau nasi blawu secara gratis. Ribuan porsi nasi kebuli akan dibagikan kepada para peziarah di beberapa titik, seperti sekitar Masjid Ainul Yaqin dan pintu masuk makam.
### 4. Pasar Rakyat dan UMKM
Sepanjang Jalan Sunan Giri dan Sunan Prapen akan dipenuhi puluhan stan UMKM yang menjajakan berbagai produk. Mulai dari pakaian, mainan anak-anak, aksesoris Ramadan, hingga aneka **jajanan tradisional khas Gresik** tempo dulu akan memeriahkan kawasan Kebomas.
## Warisan Budaya Tak Benda
Malam Selawe bersama tradisi **Kupat Keteq** telah ditetapkan sebagai **Warisan Budaya Tak Benda** Kabupaten Gresik. Tradisi peninggalan Sunan Giri ini menjadi identitas budaya yang terus dilestarikan secara turun-temurun oleh masyarakat Gresik.
## Imbauan bagi Peziarah
Panitia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan hadir dalam Malam Selawe 2026 untuk:
- Menjaga ketertiban dan keselamatan selama berada di lokasi
- Menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum karena akan ada rekayasa lalu lintas
- Menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan
- Mengutamakan kekhidmatan ibadah selama mengikuti rangkaian kegiatan
Malam Selawe 2026 di Kebomas Gresik diharapkan dapat berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh berkah bagi seluruh umat yang hadir.
# Malam Selawe di Kebomas Gresik 2026: Persiapan Menyambut Tradisi Bulan Ramadan
**Gresik** – Pemerintah Kecamatan Kebomas bersama pengelola Makam Sunan Giri dan masyarakat setempat mulai melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan tradisi tahunan **Malam Selawe** yang akan digelar pada **Sabtu malam, 14 Maret 2026** atau bertepatan dengan malam ke-25 Ramadan 1447 Hijriah.
Tradisi peninggalan Sunan Giri ini setiap tahunnya dipadati ribuan peziarah dari berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya.
## Asal-usul Tradisi
Malam Selawe, yang dalam bahasa Jawa berarti "malam dua puluh lima", dipercaya telah dimulai sejak era **Raden Paku** atau **Sunan Giri**, salah seorang Walisongo yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa pada abad ke-15.
Konon, Sunan Giri memiliki kebiasaan mengajak para santrinya untuk beriktikaf dan meningkatkan ibadah di masjid pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan. Malam ke-25 dipilih sebagai momen istimewa karena dipercaya sebagai waktu yang tepat untuk berburu **malam Lailatul Qadar**, malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Selain sebagai sarana ibadah, Malam Selawe juga menjadi ajang berkumpulnya para santri sebelum kembali ke kampung halaman masing-masing menyambut Hari Raya Idul Fitri. Tradisi sowan (berpamitan) ini kemudian berkembang menjadi ziarah kubur ke makam Sunan Giri yang dilakukan hingga kini.
## Rangkaian Kegiatan 14 Maret 2026
Berdasarkan informasi dari panitia penyelenggara, rangkaian kegiatan Malam Selawe 2026 akan dimulai sejak setelah salat Isya dan Tarawih, dengan agenda sebagai berikut:
### 1. Ibadah di Masjid Ainul Yaqin
Ribuan jamaah akan memadati Masjid Ainul Yaqin yang berlokasi di kompleks Makam Sunan Giri. Kegiatan utama berupa munajat dan pembacaan **1.000 Surat Al-Ikhlas** secara berjamaah sebagai bentuk ikhtiar spiritual meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.
### 2. Ziarah ke Makam Sunan Giri
Usai rangkaian ibadah di masjid, para jamaah akan berduyun-duyun melakukan ziarah ke makam Sunan Giri. Momen ini menjadi ziarah akbar tahunan yang selalu dinantikan masyarakat.
### 3. Tradisi Berbagi Nasi Kebuli
Salah satu yang dinantikan dalam Malam Selawe adalah pembagian **nasi kebuli** atau nasi blawu secara gratis. Ribuan porsi nasi kebuli akan dibagikan kepada para peziarah di beberapa titik, seperti sekitar Masjid Ainul Yaqin dan pintu masuk makam.
### 4. Pasar Rakyat dan UMKM
Sepanjang Jalan Sunan Giri dan Sunan Prapen akan dipenuhi puluhan stan UMKM yang menjajakan berbagai produk. Mulai dari pakaian, mainan anak-anak, aksesoris Ramadan, hingga aneka **jajanan tradisional khas Gresik** tempo dulu akan memeriahkan kawasan Kebomas.
## Warisan Budaya Tak Benda
Malam Selawe bersama tradisi **Kupat Keteq** telah ditetapkan sebagai **Warisan Budaya Tak Benda** Kabupaten Gresik. Tradisi peninggalan Sunan Giri ini menjadi identitas budaya yang terus dilestarikan secara turun-temurun oleh masyarakat Gresik.
## Imbauan bagi Peziarah
Panitia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan hadir dalam Malam Selawe 2026 untuk:
- Menjaga ketertiban dan keselamatan selama berada di lokasi
- Menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum karena akan ada rekayasa lalu lintas
- Menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan
- Mengutamakan kekhidmatan ibadah selama mengikuti rangkaian kegiatan
Malam Selawe 2026 di Kebomas Gresik diharapkan dapat berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh berkah bagi seluruh umat yang hadir.
Penyerahan Bantuan Rombong UPZ Petrokimia Gresik di Kelurahan Kebomas
Penyaluran Bantuan Pangan Komoditi Beras di Kelurahan Kebomas
Perkuat Peran Kader dan RT/RW, Kelurahan Kebomas Gelar Sosialisasi Posyandu
Semarak Kemerdekaan: Plt. Lurah Kebomas Bersama Seluruh Staf, Camat, dan Ketua PKK Kebomas Gelar Foto Bersama Bertema Perjuangan
Dedikasi Digital: KKN BBK 8 UNAIR Persembahkan "Lorong Narasi" dan "Peta Informasi Kebomas"
Sinergi Pengabdian, Kantor Kecamatan Kebomas Jadi Pusat Expo KKN BBK 8
Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, Plt Lurah dan Sekkel Tinjau Langsung Progres Drainase RT 01/RW 03
PELANTIKAN KETUA RT DAN RW PERIODE 1 JANUARI 2026 S/D 30 DESEMBER 2030
Kegiatan Senam Irama Bersama Di Kelurahan Kebomas Yang Melibatkan Mahasiswa KKN BBK 3 UNAIR
Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan Kebomas 2024 berhasil terlaksana
PEMBAGIAN BANTUAN PANGAN (BERAS 10Kg DARI KEMENSOS UNTUK WARGA KELURAHAN KEBOMAS
Posyandu Lansia : Upaya Masyarakat Peduli Kesehatan Bersama
PT Kawasan Industri Gresik Salurkan Bantuan Sembako kepada Lansia dan Kaum Dhuafa di Kelurahan Kebomas
BBK 7 UNAIR Ajak Anak Sehat, Bijak Gadget, Peduli Lingkungan
SAPA (Sehat, Produktif, dan Aktif) LANSIA)
Verval Usulan RTLH dan Jalan Lingkungan di RW 03 & RW 04, Plt. Lurah Kebomas: Pastikan Tepat Sasaran
Sub Pekan Imunisasi Polio di Kelurahan Kebomas : Kunci Kesehatan Generasi Muda
BBK 7 UNAIR Berdayakan Masjid melalui Program Gizi dan Kesehatan
TOGA CERIA (Tanam Obat Keluarga Bersama Warga)

