MEMBANGUN DESA DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENUJU MASYARAKAT DESA MELEK IT MENJADIKAN KELURAHAN YANG UNGGUL DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN TERBAIK KEPADA MASYARAKAT

Artikel

Malam Selawe di Kebomas Gresik 2026: Persiapan Menyambut Tradisi Bulan Ramadan

12 Maret 2026 09:56:57  Kebomas  166 Kali Dibaca  Berita Lokal

# Malam Selawe di Kebomas Gresik 2026: Persiapan Menyambut Tradisi Bulan Ramadan

**Gresik** – Pemerintah Kecamatan Kebomas bersama pengelola Makam Sunan Giri dan masyarakat setempat mulai melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan tradisi tahunan **Malam Selawe** yang akan digelar pada **Sabtu malam, 14 Maret 2026** atau bertepatan dengan malam ke-25 Ramadan 1447 Hijriah.

Tradisi peninggalan Sunan Giri ini setiap tahunnya dipadati ribuan peziarah dari berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya.

## Asal-usul Tradisi

Malam Selawe, yang dalam bahasa Jawa berarti "malam dua puluh lima", dipercaya telah dimulai sejak era **Raden Paku** atau **Sunan Giri**, salah seorang Walisongo yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa pada abad ke-15.

Konon, Sunan Giri memiliki kebiasaan mengajak para santrinya untuk beriktikaf dan meningkatkan ibadah di masjid pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan. Malam ke-25 dipilih sebagai momen istimewa karena dipercaya sebagai waktu yang tepat untuk berburu **malam Lailatul Qadar**, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Selain sebagai sarana ibadah, Malam Selawe juga menjadi ajang berkumpulnya para santri sebelum kembali ke kampung halaman masing-masing menyambut Hari Raya Idul Fitri. Tradisi sowan (berpamitan) ini kemudian berkembang menjadi ziarah kubur ke makam Sunan Giri yang dilakukan hingga kini.

## Rangkaian Kegiatan 14 Maret 2026

Berdasarkan informasi dari panitia penyelenggara, rangkaian kegiatan Malam Selawe 2026 akan dimulai sejak setelah salat Isya dan Tarawih, dengan agenda sebagai berikut:

### 1. Ibadah di Masjid Ainul Yaqin
Ribuan jamaah akan memadati Masjid Ainul Yaqin yang berlokasi di kompleks Makam Sunan Giri. Kegiatan utama berupa munajat dan pembacaan **1.000 Surat Al-Ikhlas** secara berjamaah sebagai bentuk ikhtiar spiritual meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.

### 2. Ziarah ke Makam Sunan Giri
Usai rangkaian ibadah di masjid, para jamaah akan berduyun-duyun melakukan ziarah ke makam Sunan Giri. Momen ini menjadi ziarah akbar tahunan yang selalu dinantikan masyarakat.

### 3. Tradisi Berbagi Nasi Kebuli
Salah satu yang dinantikan dalam Malam Selawe adalah pembagian **nasi kebuli** atau nasi blawu secara gratis. Ribuan porsi nasi kebuli akan dibagikan kepada para peziarah di beberapa titik, seperti sekitar Masjid Ainul Yaqin dan pintu masuk makam.

### 4. Pasar Rakyat dan UMKM
Sepanjang Jalan Sunan Giri dan Sunan Prapen akan dipenuhi puluhan stan UMKM yang menjajakan berbagai produk. Mulai dari pakaian, mainan anak-anak, aksesoris Ramadan, hingga aneka **jajanan tradisional khas Gresik** tempo dulu akan memeriahkan kawasan Kebomas.

## Warisan Budaya Tak Benda

Malam Selawe bersama tradisi **Kupat Keteq** telah ditetapkan sebagai **Warisan Budaya Tak Benda** Kabupaten Gresik. Tradisi peninggalan Sunan Giri ini menjadi identitas budaya yang terus dilestarikan secara turun-temurun oleh masyarakat Gresik.

## Imbauan bagi Peziarah

Panitia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan hadir dalam Malam Selawe 2026 untuk:

- Menjaga ketertiban dan keselamatan selama berada di lokasi
- Menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum karena akan ada rekayasa lalu lintas
- Menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan
- Mengutamakan kekhidmatan ibadah selama mengikuti rangkaian kegiatan

Malam Selawe 2026 di Kebomas Gresik diharapkan dapat berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh berkah bagi seluruh umat yang hadir.

# Malam Selawe di Kebomas Gresik 2026: Persiapan Menyambut Tradisi Bulan Ramadan

**Gresik** – Pemerintah Kecamatan Kebomas bersama pengelola Makam Sunan Giri dan masyarakat setempat mulai melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan tradisi tahunan **Malam Selawe** yang akan digelar pada **Sabtu malam, 14 Maret 2026** atau bertepatan dengan malam ke-25 Ramadan 1447 Hijriah.

Tradisi peninggalan Sunan Giri ini setiap tahunnya dipadati ribuan peziarah dari berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya.

## Asal-usul Tradisi

Malam Selawe, yang dalam bahasa Jawa berarti "malam dua puluh lima", dipercaya telah dimulai sejak era **Raden Paku** atau **Sunan Giri**, salah seorang Walisongo yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa pada abad ke-15.

Konon, Sunan Giri memiliki kebiasaan mengajak para santrinya untuk beriktikaf dan meningkatkan ibadah di masjid pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan. Malam ke-25 dipilih sebagai momen istimewa karena dipercaya sebagai waktu yang tepat untuk berburu **malam Lailatul Qadar**, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Selain sebagai sarana ibadah, Malam Selawe juga menjadi ajang berkumpulnya para santri sebelum kembali ke kampung halaman masing-masing menyambut Hari Raya Idul Fitri. Tradisi sowan (berpamitan) ini kemudian berkembang menjadi ziarah kubur ke makam Sunan Giri yang dilakukan hingga kini.

## Rangkaian Kegiatan 14 Maret 2026

Berdasarkan informasi dari panitia penyelenggara, rangkaian kegiatan Malam Selawe 2026 akan dimulai sejak setelah salat Isya dan Tarawih, dengan agenda sebagai berikut:

### 1. Ibadah di Masjid Ainul Yaqin
Ribuan jamaah akan memadati Masjid Ainul Yaqin yang berlokasi di kompleks Makam Sunan Giri. Kegiatan utama berupa munajat dan pembacaan **1.000 Surat Al-Ikhlas** secara berjamaah sebagai bentuk ikhtiar spiritual meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.

### 2. Ziarah ke Makam Sunan Giri
Usai rangkaian ibadah di masjid, para jamaah akan berduyun-duyun melakukan ziarah ke makam Sunan Giri. Momen ini menjadi ziarah akbar tahunan yang selalu dinantikan masyarakat.

### 3. Tradisi Berbagi Nasi Kebuli
Salah satu yang dinantikan dalam Malam Selawe adalah pembagian **nasi kebuli** atau nasi blawu secara gratis. Ribuan porsi nasi kebuli akan dibagikan kepada para peziarah di beberapa titik, seperti sekitar Masjid Ainul Yaqin dan pintu masuk makam.

### 4. Pasar Rakyat dan UMKM
Sepanjang Jalan Sunan Giri dan Sunan Prapen akan dipenuhi puluhan stan UMKM yang menjajakan berbagai produk. Mulai dari pakaian, mainan anak-anak, aksesoris Ramadan, hingga aneka **jajanan tradisional khas Gresik** tempo dulu akan memeriahkan kawasan Kebomas.

## Warisan Budaya Tak Benda

Malam Selawe bersama tradisi **Kupat Keteq** telah ditetapkan sebagai **Warisan Budaya Tak Benda** Kabupaten Gresik. Tradisi peninggalan Sunan Giri ini menjadi identitas budaya yang terus dilestarikan secara turun-temurun oleh masyarakat Gresik.

## Imbauan bagi Peziarah

Panitia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan hadir dalam Malam Selawe 2026 untuk:

- Menjaga ketertiban dan keselamatan selama berada di lokasi
- Menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum karena akan ada rekayasa lalu lintas
- Menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan
- Mengutamakan kekhidmatan ibadah selama mengikuti rangkaian kegiatan

Malam Selawe 2026 di Kebomas Gresik diharapkan dapat berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh berkah bagi seluruh umat yang hadir.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Statistik

 Arsip Artikel

 Agenda

 Sinergi Program

 Pemerintah Kelurahan

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Kelurahan

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husada Gg. II no.19 Telp. 031 3972882 Kec. Kebomas, Kab. Gresik
Kelurahan : Kebomas
Kecamatan : Kebomas
Kabupaten : Gresik
Kodepos : 61121
Telepon : 0313972882
Email : [email protected]

 Statistik Pengunjung

  • Hari ini:175
    Kemarin:320
    Total Pengunjung:67.548
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:104.23.243.250
    Browser:Mozilla 5.0